Politik masyarakat kampus;ambiguitas nalar mahasiswa



paradikma berpikir mahasiswa akhir ini ternyata sudah sangat memprihatinkan.terlihat di beberapa kampus yang ada ternyata sudah mengalami kemererosotan idealisme,idealisme adalah ujung materi.makna mahasiswa sebagai agent perubahan sudah menjadi kabur. idealisme yang dibangun tidak sekuat apa yang mereka wacanakan.disadari dilingkup kecil(kampus)mahasiswa sudah melaksanakan beberapa tingkatan kecil yang sudah diperankan pejabat untuk memenangakan jabatan bupati,gubennur sampai prisedent. lingkup kecil memerankan pemenangan dalam pemilihan ketua BEM(badan eksekutif mahasiswa)proses eksploitasi merosot dan perkembangnya wilayah pengatahuan mahasiswa. syarat KPUM(komisi pemilihan umum mahasiswa) untuk menyulitkan proses pemenangan,harus berangakat dari partai dan didukung oleh beberapa mahasiwa dengan tanda bukti KTM.negosiasi(praktek)orang-orang yang berada di KPUM bagaimana lawan yang akan diusung supaya tidak lolos minimal dukungan suara nanti minim.
            Kemudian,menjelang pemilihan presma para kolega,tim pemenang melakukan langkah jitu,mengatur trategis dan memainkan isu lawan dan kemungkinan besar praktek penyelundupan uang (money politik)akan terjadi untuk meraih suara banyak. banyak permainan politik praktis yang tidak sempurna sudah dilakukan oleh mahasiswa.sampai diakhir kemenanmgan suara presma ada ditangan KPUM.
            Tidak amat jauh beda dengan pemerintahan yang terjadi, pasca kemenangan presma mereka yang dimasukkan kedalam stuktur kepengurusan hanya orang-orang tertentu, tidak mungkin lawan. karena jalan ini langkah jangka panjang selama satu tahun menjabat presma. proyek(istilah yang berkembang di kampus akhir ini)dari lembaga kempus pasti akan ditangani pihak BEM.kedua,proses lancarnya musyawarah untuk menggolkan proposal, atau suatu AD/ART memihak misalkan ketiga,banyaknya raker kemungkinan dana dari lembaga juga akan gampang dimanipulasi.keempat, selama periode satu tahun lamanya maka peluang utuk mengunakan kekuasaan ini menjerat birokrasi dengan intrik-intrik;kekuasaan massa, mendulang agar pihak lembaga(birokrasi)takut.
Awal Kekuatan presma ini juga sudah berangkat dari massa yang menduduki unit kecil dibawah BEM(UKM) atau sepadan (independent) seperti LPM. para aktifis(yang aktif di intra maupun ekstra) ini lebih mudah dibanding mereka mahasiswa akademik(mahasiswa keluyuran)mengkondisikan masyarakat kampus. Oleh karena itu,menjadi sangat mudah memainkan peran keluarga(kubu) dikampus. Bahkan tidak jarang KKN sampai sistem monarki akan terjadi dengan cara berlanjut, kekuasaan kubu turun-temurun. pengurus pejabat lama yang divisioner sejatinya tidak tumbang tetapi masih eksis bermain dibelakang layar.kondisi ini masih terlihat dilapangan apabila terjadi pemahaman yang setuju dan tidak setuju(pro dan kontra) yang dilakukan oleh badan ukm,bem dan mahsiswa menuntut kebijakan birokrasi artinya hanya sebagian dari mahasiswa yang memerankan tetapi untuk kepentingan badan mereka sendiri yang nantinya akan lebih lebih ditakuti oleh lembaga, terbukti tak jarang pihak ditakut-takuti supaya di kasih uang dan segala macam
Gambaran fenomena ini sebuah politik yang dilakonkan mahasisiwa dilembaga kampus, tidak hanya terjadi dilingkup pemerintahan. manifestasi yang dilakonkan pemerintahan yang hanya haus  kekuasaan sudah di contohkan oleh generasi, konspirasi politik para penguasa ini sudah sejak dini ditanam atau bahkan sudah punyak bibit kecil yang siap melanjutkan tendangannya.memang benar president suharto meninggal tetapi ia sudah punyak ribuan bibit yang siap tumbuh besar. Karena pelajaran presiden suharto itu menyenangkan bagi siapa saja terutama bagi dirinya,siapa yangtidak mau berkuasa selama 32 tahun,siapa saja orang harus ikut perintahnya, siapa yang tidak mau otoriter(harus di akui). ketika kita sudah menguasai kekuatan tertinggi(eksekutif,legislatif,yudikatif)artinya kita sudah menang. Sekarang politik ini masih digandrungi beberapa orang termasuk kalangan mahasiwa. Kemungkinan wacana yang terjadi pada tahun reformasi yang dibangun oleh mahasiswa untuk menumbangkan orde baru tidak benar. bisa saja karena masa itu masyarakat,mahasiswa dan kalangan sudah bosan hidup dalam lembaga pendidikan punyak suharto,mereka ingin mengaplikasikan. idealisme mahasiswa zaman dahulu yang mampu menumbangkan sukarno dan suharto masih menjadi tanda tanya besar sesungguhnya karena mahasiswa yang berani bergaung-gaung ternyata duduk juga di legislatif,eksekutif,yudikatif dan idealisme yang dibangun tetap seperti orde baru banyak yang masuk hotel prideo begitupun yang terlihat didaerah kampus.
Maka tidak mungkin mampu dikatakan sebagai agent perubahan dan kontrol masyarakat, justru paradigma yang dibangun dan diaplikasikan hanya membodohi masyarakat. Jadi menunggu perubahan itu tidak harus menunggu mahasiswa.
Kalau mahasiswa sudah pengalaman,aktif dan sudah pernah menjadi motor dikampus(pengkondisian,memanipulasi)insyaallah ini  sudah bisa dijadikan rekam jejak selanjutnya sebagai bahan pertimbangan dimasyarakat luas. Tugas Mahasiswa itu ada dua pertama,agent perubahan positif kedua,kontrol positif. kalau rekam jejaknya negatif pasti dia sudah bukan tujuan untuk merubah bahkan memanipulasi. Cara berpikir mereka akan berujung kemauan pribadi.

Akar rumput mahasiswa
Kampus adalah wilayah luas yang ditumbuhi beberapa tipe mahasisiwa. Mahasiswa akademik seringkali dikaitkan dengan mahasiswa duduk,mendengarkan,pulang.ya memang benar mereka lebih memilih dunia akademik, mereka menghitung berapa banyak absen di dosen ini,dapat nilai berapa nanti. Mahasiswa ini susahnya pada soal tugas makalah saja. Mereka lebih memmilih diam dan keluhannya dijadikan curhatan antar teman,atau dosen yang sama-sama mengais rejeki dikampus yang tidak punyak peran. Apabila melihat ketimpangan birokrasi ia tidak mau peduli mereka lebih asyik disimpan saja dan dijadikan memory berkepanjangan.
Mahasiswa inilah yang menjadi titik pangkal perhatian badan (bem,lpm,ukm). Mereka adalah masyarakat kecil yang sering dirugikan. Mereka yang sering butuh pertolongan. Adanya badan tersebut adalah sekumpulan aspirasi,harapan,tindak lanjut sebagai wakil (eksekutif)mahasiswa yang akan menyampaikan, melaksanakan tindakan lanjutan dari respon lembaga.
Dalam beberapa perkembangan terkhir ini kesadaran dari akar rumput mulai bangkit juga terutama memahami posisi,kedudukan dan kesadaran peran badan yang ada itu. dimana mereka mulai mempertanyakan hasil,kegiatan dari tiap aspirasi badan eksekutif ini, sampai pada persoalan kecewapun tetapi mereka tetap tidak kuasa, mereka tetap pada komitmennya memilih diam. ibaratkan pemerintah indonesia masyarakat tetaplah mayarakat yang tidak punyak kekuasaan sama sekali.
Akar rumput ini bukan tidak pandai kemungkinan sudah merasa bosan sehingga sekarang banyak mahasisiwa lebih memilih menjadi mahasiswa akademik(tulen). kekecewan atau posisi yang mereka pahami bahwa posisi badan eksekutif itu bukan aspirasi,bukan haraapan,dan bukan kepanjangan tangan lembaga tetapi ajang pertempuran merebut kekuasaan, Tidak mungkin orang merebut sesuatu jika itu tidak berarti baginya.
Oleh sebab itu,kita jangan memahami akar rumput ini secara parsial. Karena kesenagan mereka hanya dugem,keluyuran dan segala macam tetapi mari kita koreksi secara bersama apa artinya kita hidup sebagai kepanjangan tangan tetapi tidak pernah sampai-sampai tangannya ke akar rumput ini, atau manipulasi yang dilakonkan aktifis adalah amanah yang sudah ingkari, jika itu yang terjadi kalau untuk memilih jujur(secara hati nurani) maka lebih baik jadi akar rumput saja ketimbang menjadi kalangan aktifis(aktif diintra dan ekstra)kampus malah akan menumpuk dosa atas amanat yang diberikan allah swt.
Jadi paradikma mahasiswa aktifis sudah banyak dibumbui pengalaman-pengalaman yang salah. Badan unit dikampus itu representatis kecil untuk para mahasiswa menuju wilayah pemerintahan yang lebih luas. Jika selama disini tidak mengakar pada akar rumput(tidak memanipulasi,korupsi dll)maka insyallah ada penopang kuat sebuah pengalaman untuk menahan ketika ada peluang-peluang selanjutnya.


Samsul arifin;pengamat kampus,asal kangean 





















PUTERA KIAI DAN PUTERA MASYARAKAT(SANTRI)

            Menyandang kiai memang tidak mudah, tidak ada jurusanya, tidak harus sekolah jauh-jauh ke mesir. Posisi kiai ada dua pertama, kiai yang diakui masyarakat, yakni beliau yang mampu memberikan Barokah, menyembuhkan penyakit masyarakat. Kiai ini harus siap setiap saat didatangani masyarakat untuk konsultasi atas permasalahan yang masyarakat hadapi. Ketika masyarakat percaya maka belaanpun dari masayrakat sendiri sampai nyawapun meski tidak ada pasarannya rela dikorbankan, sekian dari bukti ini kasus tanjung periok. Kedua, kiai yang hanya diakui tetapi masyarakat lebih banyak menilai baliau seorang ustad, beliau menjadi pamor di kehidupan sosial, pendidikan, membangun madrasah, mengadakan pengajian dilanggar, sekaligus  punyak pesantren kecil. Dari saking sakralnya segalanya disekitar akan disakralkan pula;kambing, tanaman, peci, keramat terutama keturunan(Putra).
            Berbicara putra kiai, masyarakat menilai sama dengan aba-nya. Dominasi yang masyarakat lihat pada posisi siapa keturunan dia? Jadi perilaku nyeleneh seorang putra kiai ditafsirkan sebuah kekeliruan yang biasa saja.karena perilaku yang keliru itu faktor awal seorang putra menyandang kiai atau seorang wali, para santri di pesantren punyak keyakinan bersikap menerima,nunut perintah seorang  putra adalah kebaikan mulya mendapatkan barokah kiai meskipun dilain waktu perintah itu ternyata tidak di indahkan oleh beliau, santri dan masyarakat yakni samikna waatakna.
            Lalu ada sebuah pertanyaan dari seorang santri yang”membangkang”masa’ kita harus hormat kepada orang yang selalu salah(membangkang)padahal dalam al-qur’an dan hadis cukup jelas keterangannya?.
            Memang banyak alasan masyarakat menghormati kiai. Perlu juga kiranya menyarakat memilah kondisi terdahulu dan zaman sekarang. Zaman daahulu memang banyak kesakralan yang ada dalam dugaan masyarakat sebab melihat kiai duduk sama-sama dengan masyarakat, tetapi jaman sekarang ketika banyak kiai yang duduk dalam dua posisi yang akhir ini dibilang oleh semua publik politik peraktis dan pesantren. Karena kecemaran orang-orang duduk dipolitik praktis termasuk kiai selalu Makan Harta Palsu(Maharpal)entah itu kurupsi,kolusi, atau nepotisme.
            Kadua, pesantren. Tidak semua pesantren yang dibangun kiai adalah niatan bagus. tetapi ternyata pesantren dan beberapa lembaga yang ada di pesantrennya adalah Naungan untuk intrik-intrik belakangan, maksudnya kalau penulis boleh katakan agen bisnis. Masyarakat tidak bisa melihat dari luar saja tetapi perlu memahami dari dalam itu sendiri kalau perlu melebur jadi santri atau orang yang berperan dalam lembaga yang dibangun pesantren tersebut. Apalagi para kiai punyak jabatan di lembaga pemerintah baik legislatif, eksekutif, Dan lainnya sangat rawan kalau tidak bisa dibilang hantu, selalu kebocoran proyek yang di tanganinya.
            Yang ketiga, para kiai boleh menerima pemberian masyarakat berupa salaman uang untuk mendapatkan Barokahnya. Kemungkinan ada juga terima kasih ini yang di herapkan oleh kiai. Kemudian ada juga bentuk salaman yang datang dari para pembisnis(kalau di sumenep semacam pembisnis tembakau dan lainya)tanpa melihat, memahami unsur yang terjadi ternyata untuk mendalang dukungan para kiai karena kejadian yang baru terjadi atau akan terjadi nanti pengusutan oleh demostrasi. Para kiai adalah presiden non pemerintah yang akan menggerakkan massa dari kalangan santri dan masyarakat bawah.
            Ketika kiai semacam ini berarti sudah bisa kita anggap kotor. Naudzubillah begitu juga pada putranya.maka masyarakat jangan terlalu memandang keturunan siapapun kalau itu yang dilakulakan oleh putra kiai seharusnya di perbaiki sesuai perintah agama. Suatu contoh kecil di lingkup santri memakai celana pendek dilarang, santri itu bersarung, memakai peci dan bertakwa misalkan. Dan ini menjadi keharusan. Masalahnya yang sering menggelitik hati santri, putra pesantren sering menyimpang  dari koridor apa yang dilaksanankan santri.
            Putra kiai adalah manusia dan santri juga manusia jadi tidak ada yang beda. salah satu dosen saya bilang”kalau ada putra kiai yang helap  kita jangan menganggap perbuatan wali karena kini banyak seorang putra yang tidak tahu agama, tidak pandai baca kitab”jadi mana mungkin beliau termasuk itu. Apalagi lap-mahelap.
            Sekarang banyak putra kiai itu suka bergaul dengan pemuda, geng jalanan, menjadi ketua kelompok salah satu geng di hari minggu, ikut tawuran. Seakan-akan perilaku ini dianggap biasa bahkan diyakini sebatas kewajaran ketika mereka masih muda .Kemungkinan mereka sengaja menggunakan kesempatan untuk berbuat tidak benar, menyuruh orang, menakut-nakuti. biasanya ketika salah satu geng di pimpin oleh putra kiai geng ini akan di takuti, di kagumi. Entah hanya karena ia seorang putra kiai atau memang pandai. Yang jelas perilaku ini salah. Mohon maaf kalau salah seorang putra kiai sering nongkrong di kafe-kafe masyarakat masih menganggap wajar berarti ada kontruksi budaya yang di bangun selama bertahun-tahun.
            Justru apabila ada masyarakat yang taat agama, pandai dan hidup mengayomi masyarakat jangan ini dipandang sepele karena bukan keturunan kiai. Menurut penulis sebagai masyarakat apalagi orang tersebut hidup di tengah-tengah perkapungan kita selalu memberikan nasehatnya ia tidak suka menyimpang, memberikan solusi.
Di masyarakat ini sebetulnya banyak putra masyarakat(santri)yang alim, pandai agama, taat beribadah. Tetapi oleh pemuda atau masyarakat sendiri tidak lebih karena ia bukan keturunan kiai.
            Untuk itu, memandang seseorang jangan hanya karena keturunan.



Samsul arifin;aktif di IKSADA(Ikatan Santri dan  Alumni Darussalam)saobi kangean.

samsul

saobi

Politik masyarakat kampus;ambiguitas nalar mahasiswa

Paradikma berpikir mahasiswa akhir ini ternyata sudah sangat memprihatinkan.terlihat di beberapa kampus yang ada ternyata sudah mengalami kemererosotan idealisme,idealisme adalah ujung materi.makna mahasiswa sebagai agent perubahan sudah menjadi kabur. idealisme yang dibangun tidak sekuat apa yang mereka wacanakan.disadari dilingkup kecil(kampus)mahasiswa sudah melaksanakan beberapa tingkatan kecil yang sudah diperankan pejabat untuk memenangakan jabatan bupati,gubennur sampai prisedent. lingkup kecil memerankan pemenangan dalam pemilihan ketua BEM(badan eksekutif mahasiswa)proses eksploitasi merosot dan perkembangnya wilayah pengatahuan mahasiswa. syarat KPUM(komisi pemilihan umum mahasiswa) untuk menyulitkan proses pemenangan,harus berangakat dari partai dan didukung oleh beberapa mahasiwa dengan tanda bukti KTM.negosiasi(praktek)orang-orang yang berada di KPUM bagaimana lawan yang akan diusung supaya tidak lolos minimal dukungan suara nanti minim.
            Kemudian,menjelang pemilihan presma para kolega,tim pemenang melakukan langkah jitu,mengatur trategis dan memainkan isu lawan dan kemungkinan besar praktek penyelundupan uang (money politik)akan terjadi untuk meraih suara banyak. banyak permainan politik praktis yang tidak sempurna sudah dilakukan oleh mahasiswa.sampai diakhir kemenanmgan suara presma ada ditangan KPUM.
            Tidak amat jauh beda dengan pemerintahan yang terjadi, pasca kemenangan presma mereka yang dimasukkan kedalam stuktur kepengurusan hanya orang-orang tertentu, tidak mungkin lawan. karena jalan ini langkah jangka panjang selama satu tahun menjabat presma. proyek(istilah yang berkembang di kampus akhir ini)dari lembaga kempus pasti akan ditangani pihak BEM.kedua,proses lancarnya musyawarah untuk menggolkan proposal, atau suatu AD/ART memihak misalkan ketiga,banyaknya raker kemungkinan dana dari lembaga juga akan gampang dimanipulasi.keempat, selama periode satu tahun lamanya maka peluang utuk mengunakan kekuasaan ini menjerat birokrasi dengan intrik-intrik;kekuasaan massa, mendulang agar pihak lembaga(birokrasi)takut.
Awal Kekuatan presma ini juga sudah berangkat dari massa yang menduduki unit kecil dibawah BEM(UKM) atau sepadan (independent) seperti LPM. para aktifis(yang aktif di intra maupun ekstra) ini lebih mudah dibanding mereka mahasiswa akademik(mahasiswa keluyuran)mengkondisikan masyarakat kampus. Oleh karena itu,menjadi sangat mudah memainkan peran keluarga(kubu) dikampus. Bahkan tidak jarang KKN sampai sistem monarki akan terjadi dengan cara berlanjut, kekuasaan kubu turun-temurun. pengurus pejabat lama yang divisioner sejatinya tidak tumbang tetapi masih eksis bermain dibelakang layar.kondisi ini masih terlihat dilapangan apabila terjadi pemahaman yang setuju dan tidak setuju(pro dan kontra) yang dilakukan oleh badan ukm,bem dan mahsiswa menuntut kebijakan birokrasi artinya hanya sebagian dari mahasiswa yang memerankan tetapi untuk kepentingan badan mereka sendiri yang nantinya akan lebih lebih ditakuti oleh lembaga, terbukti tak jarang pihak ditakut-takuti supaya di kasih uang dan segala macam
Gambaran fenomena ini sebuah politik yang dilakonkan mahasisiwa dilembaga kampus, tidak hanya terjadi dilingkup pemerintahan. manifestasi yang dilakonkan pemerintahan yang hanya haus  kekuasaan sudah di contohkan oleh generasi, konspirasi politik para penguasa ini sudah sejak dini ditanam atau bahkan sudah punyak bibit kecil yang siap melanjutkan tendangannya.memang benar president suharto meninggal tetapi ia sudah punyak ribuan bibit yang siap tumbuh besar. Karena pelajaran presiden suharto itu menyenangkan bagi siapa saja terutama bagi dirinya,siapa yangtidak mau berkuasa selama 32 tahun,siapa saja orang harus ikut perintahnya, siapa yang tidak mau otoriter(harus di akui). ketika kita sudah menguasai kekuatan tertinggi(eksekutif,legislatif,yudikatif)artinya kita sudah menang. Sekarang politik ini masih digandrungi beberapa orang termasuk kalangan mahasiwa. Kemungkinan wacana yang terjadi pada tahun reformasi yang dibangun oleh mahasiswa untuk menumbangkan orde baru tidak benar. bisa saja karena masa itu masyarakat,mahasiswa dan kalangan sudah bosan hidup dalam lembaga pendidikan punyak suharto,mereka ingin mengaplikasikan. idealisme mahasiswa zaman dahulu yang mampu menumbangkan sukarno dan suharto masih menjadi tanda tanya besar sesungguhnya karena mahasiswa yang berani bergaung-gaung ternyata duduk juga di legislatif,eksekutif,yudikatif dan idealisme yang dibangun tetap seperti orde baru banyak yang masuk hotel prideo begitupun yang terlihat didaerah kampus.
Maka tidak mungkin mampu dikatakan sebagai agent perubahan dan kontrol masyarakat, justru paradigma yang dibangun dan diaplikasikan hanya membodohi masyarakat. Jadi menunggu perubahan itu tidak harus menunggu mahasiswa.
Kalau mahasiswa sudah pengalaman,aktif dan sudah pernah menjadi motor dikampus(pengkondisian,memanipulasi)insyaallah ini  sudah bisa dijadikan rekam jejak selanjutnya sebagai bahan pertimbangan dimasyarakat luas. Tugas Mahasiswa itu ada dua pertama,agent perubahan positif kedua,kontrol positif. kalau rekam jejaknya negatif pasti dia sudah bukan tujuan untuk merubah bahkan memanipulasi. Cara berpikir mereka akan berujung kemauan pribadi.

Akar rumput mahasiswa
Kampus adalah wilayah luas yang ditumbuhi beberapa tipe mahasisiwa. Mahasiswa akademik seringkali dikaitkan dengan mahasiswa duduk,mendengarkan,pulang.ya memang benar mereka lebih memilih dunia akademik, mereka menghitung berapa banyak absen di dosen ini,dapat nilai berapa nanti. Mahasiswa ini susahnya pada soal tugas makalah saja. Mereka lebih memmilih diam dan keluhannya dijadikan curhatan antar teman,atau dosen yang sama-sama mengais rejeki dikampus yang tidak punyak peran. Apabila melihat ketimpangan birokrasi ia tidak mau peduli mereka lebih asyik disimpan saja dan dijadikan memory berkepanjangan.
Mahasiswa inilah yang menjadi titik pangkal perhatian badan (bem,lpm,ukm). Mereka adalah masyarakat kecil yang sering dirugikan. Mereka yang sering butuh pertolongan. Adanya badan tersebut adalah sekumpulan aspirasi,harapan,tindak lanjut sebagai wakil (eksekutif)mahasiswa yang akan menyampaikan, melaksanakan tindakan lanjutan dari respon lembaga.
Dalam beberapa perkembangan terkhir ini kesadaran dari akar rumput mulai bangkit juga terutama memahami posisi,kedudukan dan kesadaran peran badan yang ada itu. dimana mereka mulai mempertanyakan hasil,kegiatan dari tiap aspirasi badan eksekutif ini, sampai pada persoalan kecewapun tetapi mereka tetap tidak kuasa, mereka tetap pada komitmennya memilih diam. ibaratkan pemerintah indonesia masyarakat tetaplah mayarakat yang tidak punyak kekuasaan sama sekali.
Akar rumput ini bukan tidak pandai kemungkinan sudah merasa bosan sehingga sekarang banyak mahasisiwa lebih memilih menjadi mahasiswa akademik(tulen). kekecewan atau posisi yang mereka pahami bahwa posisi badan eksekutif itu bukan aspirasi,bukan haraapan,dan bukan kepanjangan tangan lembaga tetapi ajang pertempuran merebut kekuasaan, Tidak mungkin orang merebut sesuatu jika itu tidak berarti baginya.
Oleh sebab itu,kita jangan memahami akar rumput ini secara parsial. Karena kesenagan mereka hanya dugem,keluyuran dan segala macam tetapi mari kita koreksi secara bersama apa artinya kita hidup sebagai kepanjangan tangan tetapi tidak pernah sampai-sampai tangannya ke akar rumput ini, atau manipulasi yang dilakonkan aktifis adalah amanah yang sudah ingkari, jika itu yang terjadi kalau untuk memilih jujur(secara hati nurani) maka lebih baik jadi akar rumput saja ketimbang menjadi kalangan aktifis(aktif diintra dan ekstra)kampus malah akan menumpuk dosa atas amanat yang diberikan allah swt.
Jadi paradikma mahasiswa aktifis sudah banyak dibumbui pengalaman-pengalaman yang salah. Badan unit dikampus itu representatis kecil untuk para mahasiswa menuju wilayah pemerintahan yang lebih luas. Jika selama disini tidak mengakar pada akar rumput(tidak memanipulasi,korupsi dll)maka insyallah ada penopang kuat sebuah pengalaman untuk menahan ketika ada peluang-peluang selanjutnya.


Samsul arifin;mahasiswa asal kangean saobi


                                                                       
foto santai selesai acara PMII sumenep
fotoku bareng teman2 waktu di acara PKD di uniam







Mainan Natural
Mengajarkan anak-anak kreatif,sosial dan kepede-an

Malam 17 januari 2010 saya nongkrong bersama teman-teman disebuah tempat yang biasa.pas waktu itu obrolan teman-teman.  Mengingatkan nostalgia masa kecil. Antar teman-teman saling curhat dan kebetulan teman-teman berlainan daerah. Tukar persepsi dan makna-makna yang lain. Obrolan mengingatkan mainan-mainan masa kecil yang sangat alami.
Misalkan banyak mainan masa kecil .dalam  istilahnya maduranya seperti,peddilan(benda senjata mainan yang terbuat dari bambu;baktemba’an istilah kangean),tormotoran,dibal,leker,paljarum,teppalan,seltok,jenglajengan,makido(istilah angean)dll.mainan musim(mainan yang berganti sesuai waktu)tersebut memang mainan yang terbuat dari bahan alami bukan alat benda mainan seperti mainan sekarang yang serba modern
Nah,mengingat mainan tostalgia itu(mainan yang sudah disebutkan tadi)tidak hanya mainan yang cuman sekedar musiman,kosongan atau mainan yang tak bermakna apa-apa. Artinya kegiatan semacam itu bagi lingkup anak kecil sangat berbahaya sekali,dan memang saya piikir bukan sekedar untuk anak kecil saja tetapi kalangan dewasapun perlu mentala’ah makna yang terkandung dari kegiatan mainan natural ini. Mainan natural ba nnyak diperagakan di desa-desa.
Ada banyak hal terkandung dalam makna mainan tersebut antara lain misalkan;

1.Kreatif.
            Jadi waktu umur setingkat TK dan SD anak-anak belajar kreatif,bagaimana proses pembuatan hingga jadi mainan(baca,mainan)yang terkadang untuk mencapai hasil yang maksimal perlu pemikiran lama dan kerja keras yang ekstra.mulai dari cara mengecilkan bamboo buat penyedornya.cara mengukur bamboo dan penyodornya karena jika tidak sama panjang ukurannya antara bamboo dan penyodornya bisanya tidak akan menghasilkan bunyi yang nyaring,dan bambu akan mudh pecah. Disamping  ingin bunyi nyaring kemudian terasa sakit tatkala kena’ kebadan orang.
            Lain dengan geseng, butuh kerja ekstra. Cara pembuatan yang jelimet. jika tidak sabar haslpun tak maksimal.ditambah nanti ketika pertarungan antar teman-teman lawan.
            Sejak dini,anak-anak dasar sebetulnya mampu mengekspresikan kreatifitas melalui cara mainal natural .padahal alat yang digunakan  mengukir,menggasa’yang bagus dengan alat sederhana(pisau,parang,kaca dll)bukan alat canggih modern penuh kecanggihan mutahkhir ini.bagi masyarakat Indonesia bersifat instant.

2.Memupuk Keakraban Sosial.
            Disadari atau tidak,mainan anak-anak ini bukan bersifat parsial tatapi bersama-sama dan berkelompok.paling tidak anak-anak antar desa.bahkan ada nilai nilai tawar-menawar dan segala macam.
            Keakraban ini terjalin antara anak satu dengan anak yang lain untuk saling terus bersama bekerja,mencari,berpikir,dan membantu.
            Wal;aupun sebatas mainan tetapi hal kecil ini akan terus mengkomoniasikan keakraban emosional antar manusia satu sama lain.karena keakraban sosial(emosional)dari anak keanak yang lain.
            Sepanjang liburan minggu,anak-anak saling memupuk emosiaonal secara bersama ditempat mainan.
            Meskipun ada kelemahan dari mainan natural initapi saya kira sebatas wajar saja,krena mainan ini bagian keharusan laki-laki dan tidak harus bagi anak perempuan.bukan berarti mengeksplorasikan kemampuan mana yang paling kuat atau mana yang paling berhak untuk mainan,apalagi tendensi gender,emansipasi wanita.tetapi sekali lagi memang ada bagian mainan semisal bejeng,karet,gendher,golor(bahasa kangean)yang memang harus untuk kaum perempuan dan laki-laki .kemudian mainan lain tidak membolehkan kaum perempuan,tidak!.mngkin karena ada kesadaran nyata dari masyarakat (anak kecil,dewasa).kaum perempuan istirahat ketika pergantian musim mainan;yang saya maksud kesadaran nyata tadi.
            Terlepas dari maksud semuanya,anak kecil berani mengamil resiko ketika dalam arena permainan terjadi,ia mampu mencari solusi dan jalan terbaik bagi sebuah permainan yang akan membanggakan pribadi,maupun kelompoknya;bagaimana cara mencari strategi yang benar sehingga menghasilakan ia,kelompok atau lainnya.


3.Kebanggaan Tersendiri;untuk pribadi,kelompok.
            Siapapun yang akan memndapatkan keuntungan pasti bangga minimal diri pribadi,karena semua keuntungan ini hasil dari kreatifitas,jerih payah,antar lawan apalagi semasa anak kecil dulu.
            Yang selalu ingin dipuji,manaja dan dan seteruysnya.mainan musim ini akan berbuah kebanggaan b esar.anak akan percaya diri untuk melakukan yang terbaik demi sebuah nama,club,group dan musim.sudah biasa dalam permainan sepakbola ada orang yang pintar,terbaik,terfavorit seperti bechkam,ronaldo,lampard,Ronal Dinho dan pemain yang tenar.begitupuun yang terjadi dalam permainan natural ini.
            Mainan natural anak-anak sebenarnya perlu dilestarikan dan layak mendapat apresiasi dari kalangan orang tua,pemerhati.sayangnya,dikota bahkan dipedesaan sudah tidak mengidealkan karya kreatifitas itu,yang sifatnya turun temurun menyalurkan ke kretifannya pada anak kecil itu sendiri.
            Sekarang dapat kita rasakan bersama.mainan natural menjadi mainan instant,mainan sudah dapat kita beli ditok-toko,pasar,dan dimanapun;mainan p[istol-pistolan,mobil-mobilan,tinggal kita pergi bawa uang banyak kepasar,kalau mahal pasti kualitas mainan juga berharga.lalu apa gejala yang akan terjadi kepada anak-anak kita?
Pertama,anak akan mudah berpikir instant juga. Mainan yang ada ditoko-toko made in china,made in jepang,dan made in Indonesia,itupun bukan hasil kualitas putra-putra Indonesia,ataupun pabrik mainan made in donesia.
            Saya tidak tahu hasil mainan modern itu menumbuhkan kreatifitas anak-anak kita juga.tatapi sebatas asumsi saya mainan instant jauh panggang dari api,karena serba instant,serba langsung jadi.
Kedua,anak akan dipelajari hedones dan komsumtif .kebiasaan anak kecil sekarang daya kemauan sangat besar katika melihat hal-hal baru.maka tanpa disadari proses kebiasaan anak sekarang ini memunculkan sifat komsumtif.yang ada dalam pikiran anak selalu menginginkan yang serba jadi,tidak ada kata saya menginginkan mainan tetapi dengan cara proses pencapaian yang sama(paling tidak)menyamai kesenangan anak tersebut.
            Bahasa konservatif dan modern sudah sangat bergenngsi bagi anak-anak kecil dewasa ini.mainan kuno tidak harus dirubah seperti mainan modern.iya kalau misalkan mainan tersebut mampu dilakukan anak-anak kita.tetapi masalahnya mainan yang ada bukan menuju pada proses perbaikan terhadap kemampuan kualitas anak-anak.masalahnya mainan sudah jadi serba jadi(instan)sekarang.jadi tidak mampu memancing kemauan,kemampuan anak untuk tahu proses kejadian mainan yang ada.dan mainan modern yang ketiga,menghilangkan kebersamaan,rasa kelompok antar anak-anak yang lain.
            Untuk melestarikan mainan natural dipedesaan tersebu,bagaimana orang tua,kalangan dewasa,tidak sekedar melihat kebahagian hanya untuk mas anak-anak kecil saja.mari kita ajarkan kebuadayaan sosial melalui mainan yang perlu dikembangkan mengingat rasa kebersmaan tidak hanya diperoleh dalam sekolah,tapi kita ajarkan pendidikan yang terdapat dalam mainan natural ini.
            Apalagi dipedesaan yang belum terjamah kualitas modern mainan ini perlu di kembangkan terus uantuk anak-anak kecil di desa,agar mereka selalu kreatif,percaya diri.saya kira tidak ada bedanya mainan kuno dengan mainan modern bahkan kalau ingin juju,mainan yang serba instant tidak akan mendidik ank-anak kita.
            Setiap saya pulang kampong,saya selalu menanyakan mainan natural itu kepada adik-adik yang dikampung.sekarang sudah musim mainan apa dik?.

 Kangean,2010
           



BAHAGIANYA SAAT MENULIS…

Bercerita dengan tulisan rasanya lebih gampang dari pada bercerita di depan umum yang membuat demam panggung.bercerita sesuka hatiku,kalau aku lagi kangen aku langsung ketemu dia.kadang maksud hatiku untuk bercerita kepada temen-temen,ingin mengeluarkan kesalku habis-habisan,hatinyaku yang diburu agar sama-sama tahu tetapi sering kali dipotong,kadang di interupsi dan segala macam.membuat cerita panjangku tersendat –sendat tak kunjung akhir,iya kalau mislkan temenku setia menjadi pendengar munkin saja cerita selesai.tetapi juga kadang terbagi waktu,temanku langsung meng-cut cerita yang sudah menghayutkan hati bahkan hampir menangis.
Meulis agiku seperti bercerita panjang lebar nusantara ini.hanya orang yang pandai menguasai cerita ia akan pandai juga mengasikkan hidupnya dengan anak TK,anak-anak di rumah,orang-orang jalanan atau masyarakat parlemen.mereka pandai mengotak-atik,membolak-balik,menjungkar balik,mendungkar atau apalah namanya…seperti mencari siang yang menguasai dunia.panas sinarnya menusuk pori-pori di dalam lautan uyang kedalamannya beribu-ribu mil ke bawah.
Suatu hari aku bertanya pada mama?,kenapa ya kebanyakan perempuan memegang peranan penting dirumah tangga.mama hanya senyum manis.dengan santai ia menjawab,perempuan di dapur sama saja dengan orang menulis.di dapur itu ibaratkan pelangi kehidupan manusia,jika di dapur tidak mengepul,tidak ada maskan khas kel,uarga,tidak mendengar manisnya jahe,bawang ,asinnya garam madura,ataupun lezatnya ikan kangean maka sama saja keluarga tersebut tidak mawaddah warahmah.iya kalau misalkan kita kaya terus,kalau terlilit hutang gimana? Manalagi anak cengengesan minta jajan dipasar unik.aku diam ,pikirank terbyang kealam entah dimana malaikat sujud kepada allah SWT.
Prof drs Sutandyow pernah bilang,membaca membuat orang panjang umur. Berarti kalau membaca membuat panjang umur,apalagi menulis.katanya aku di ceritakan Mbah dijalan waktu aku kecapean di bawah pohon beringin tempat abang becak menikmati malam sorga,malaikat pencabut nyawa nanti matinya terakhir ,beliau memohon kepada allah swt agar nyawanya karena beliau berkali kali mencabut sendiri sampai allah menerima masseg malaikat tersebut.ibaratkan kiamat itu sebuah perhentian manusia yang malas menulis,kalau semua orang membaca kiamat belum tiba,tetapi bila manusia tidak sama sekali bercita dengan tulisan dipastikan azab tuhan dating memporak-porandakan dunia beserta uang miliaran rupiah itu.
Nah,temenku bercerita katanya ia ingin sekali terkenal lewat tulisan,ia sering ikut seminar,diklat jurnalistik,ikut wokshop pajajaran anak pandai menulis dan lain-lain.anehnya sampek ia punyak cucu terkenal karna menulis.aku juga bingung menjawbnya,mungkin kalau tuan joseph broskey ada di sampingku waktu itu,terpaksa aku lantunkan ayat-ayat surgaku yang pernah kudengar darinya.joseph pernah ngomong lewat tulisannya,temanku diam tidak menyangga sedikitpun sampai ayat-ayatku selesai kulantunkan.begini,ada yang lebih parah dari pada membakar seluruh perpustakaan,buku-buku yang ada yakni orang yang berhenti membaca. Aku melirik ke dia usai membacakan,ia meonyongkan mulutnya tanpa sadar,kenapa bengung?tanyaku.kenapa ya saya tak pernah mendengar celotehan joseph,D zawawi imron,leak kustiya.masa’ tanyaku begitu!.karna kau juga kadang-kadang bacanya apalagi menulis.oh ini dia masalahnya guys?,ternyata temen nih bermimpi jadi generasi joseph tapi malas baca dan menulis”wah kapan nyambungnya”,ia pengen pintar masa’ jarrang pergi ke dapur.pasti benar mimpimu syetan.
Membaca dan menulis ibarat sebuah sumur dan timba,kata nenekku dalam bahasa konservatifnya.kalau manusia punyak timba sendiri terserah mau sepuas-puasnya mandi bahkan sampai sebulan tanpa henti.seumur adalah tulisan yang membentang di dunia,disana banyak ide,kata mutiara,pepatah-pepitih,kata bijak maupun ejaan yang benar .apabila hamba sudah mual0mual membaca,atau sampai otaknya dingin oleh sentuhan isi buku,maka gampang ingin menjeklajah mutiara yang bikin orang bukan main kayanya di dunia ini.
Pokoknya menulis ibaratkan semua yang ada dalam pikiran.jadi kalau masih ada yang ingin bercerita panjang lebar tanpa interupsi teman,atau guru.biarkan teman kita memotong lembaranku tetapi dengan penanya sendiri,aku rela di bagaimanapun?.

MENULIS TIDAK SUSAH SEPERTI PACAR KITA
Ini terjadi sebelum aku mencari pacar ,susahnya minta ampun.cewek setia impianku.sebelan sebelum kejadian berlangsung.aku berguru hoeda manis sang penulis hebat “buku menyingkap rahasia perempuannya”dari tiitk fatamorgana sampai ke tepi pantai .setelah kurasa telah menguasai isi buku ,kemudian haba ibadahkan pada cewek impian yang sejak sekian abat silam pesonanya menitik beratkan hatiku.Dus,waktu itu juga kemerdekaanku dirayakan.ternyata cewekku menerima.
Ia lkahir tangal 10 desember.menurut buku yang ku baca perempuan yang tidak suka aneh-aneh,hidup dijalani dengan cara lurus-lurus saja.ia sederhana,kelemahan perempuan ini mudah tersinggung,ia cepat sensetif,hingga apapun saja yang sedikit yang membuat hatinya tak berkenan akan membuatnya menjadi marah dan meledak .ia terkesan cara berjalan dengan menunduk,terkesan perempuan sngat santun.(hoeda manis,menyingkap Rahasia Perempuan) dan banyak lagi rahasia yang menyingkap kelemahan pada tubuhnya.
Kurasa puas segalanya.ternyata perempuanku misterius sekali.ia seperti kuntilanak(bukan menyinggung)bahagiaku kandas.perempuan seringkali manja aneh-aneh,minta bulan dan bintang sungguhan.wah,ini manusia kntilanak beneran,pikirku.
Usai keputusan Mahkamah Konstitusi Hati(MKH)memutuskan tidak bisa diteruskan kembali .atas pertimbangan kendala-kendala yang menghambat,kebutushan yang belum terpenuhi,maupun perang salib ke 3 antar perempuanku.jiwaku lebih terang usai keluar dari bencana itu.maksud hati ingin menenangkan segala pikiran di tempat perpustakaan.tiba-tiba diruangan perpus senyuman detil bertuliskan”membacalah kalu ingin bercinta”.
Tidak ada saran sedikitpun yang mapan mengobati.mulai kedokteran jiwa,dok spesialis sampai ke klanning servispun belum mampu memberikan secercah harapan yang pasti.kalimat tersebut kucoba aku aplikasikan.
Hidup memang susah.kita public berpacaran anda menggapai sejuta impian.bagiku menjelajahi impian tidak usah dngar pacar,minta dorongan,minta amie dan segala macam .cukup membaca dan menulis hamba tentu berusaha sambil memanjat do’a impian kita di alam bawah sadar akan tiba di markas kita.
Manusia itu relative normal,cita-citanya sangat tinggi,mulai ingin jadi kaya hingga jadi serigala dunia.laki-laki dan perempuan menuntut hak yang sama .dan bilang ama kekasih “maz poko’nya gak mao dipaksa ,kita pacaran harus toleran.atau maz u jam gini harus pergi ke mall,belanja baju yang banyak”eksotis benar manusia itu
Yang namanya kepala sangat pusing.mana mikirin uang untuk keperluan pribadi,buat bayaran kost,buat makan,beli pulza.wah,ketidak pastian mengarungi lautan cinta.apa yang berjalan ternyata belum simpurna ,antara janji dan harapan dan kenyataan,semua nol palsu.bahkan memanjakan diri kita untuk gensi.punyak pacar satu kurang satu lagi.punyak pacar cuuantik tinggal lima cantiknya lagi.begitulah kepuasan manusia.punyak kekasih saya yaki pastihserba pamrih,artinya kenyataan harus berdua.jangan sok berjalan ama cewek lain,hidup gengsi dan serba diatur-atur sejarahnya.padahal sejarah diantara kita harus dimengerti .
Syukur kalaukita mengerjakan kalau ada niat dan tujuan.kadang pacaran tidak jelas.bayangkan saja kalau missal si cowok disuruh sowan ke bapak si cewek.apa jawaban si cowok,si cowok memang agak pintar sejak dulu ketimbang cewek,dia pasti beralasan se langit”gak aku ad acara ne.atau dikantor lagi ada meting saying and so on bla..bla…blaa”.
Jangan heran ketika si cewek tiba-tiba menyeruh begitu,karena apapu alasan kita pasti cewek minta kepastian perasaan bimbangnya,walau hanya hanya sekedar nyoba-nyoba tapi sifat perempuan bukan berarti baja,sekali di omongin suara perasaan,cewek akan percya,bukan?
Ayo kita paksa untuk sadar.setiap manusia kadang untuk memenuhi kepuasannya dengan cara toleransi kemanusiaan itu.bagaimana si cewek untuk nunut ke cowok,cewek ingin dimanja”hari ini lho hubungin akau maz.maz aku pamit pegen ke pzar,dikasih atau gak?”atau serba-serbi kepuasan segala.
Sulit memang mangamati kepribadian manusia.tetapi apapun artinya semua ini ,kita jangan terkecoh oleh kegagalan.

MENULIS SANGAT INDAH
Wacana yang berkembang akhir ini.keindahan apabila ia dandan cantik.berkemas rapi ketiak menhadapi resepsi,atau sngat strategis,uang sebuah keindahan sejati.
Pandangan kita apabila disudutkan pada komponen keindahan maka bunga ditaman rasnya indah sekali,baju-baju baru yang baru dibeli toko sangat indah.
Pandangan sempit semacam tadi tidak memiliki makna mengkerucut,artinya keindahan bagaimana mampu menciptakan kreasi,kreatif,kretis,dan interaksi.sungguh keindahan menulis memberikan sumbangsih besar terhadap ketenangan jiwa .apa yang menjadi impian kita yang ditulis akan menghadiahkan sejuta keindahan,bagi pemula kehadiran tulisan anda ornament makna yang ideal.pribadi kita akan bangga dan tumbuh kejelian wacana memaknai unsure peristiwa.keindahan berjalan sesuai kreatifitas penulisan.
Menulis sangat indah….
Memainkan imajenasi dan peristiwa-peristiwa plus fenomena dengan ilustrasi kat-kata yang berserakan dalam bayangan otak manusia.kemudian membentuk sel-sel untuh sehingga membentuk manusia sempurna.
Menceritakan interaksi sel tubuh,sel otak,sel fisik,dan segala sel tubuh yang ada pada manusia menjadi komponen satu ruang ,lalu bergerak menelusuri animasi luar angkasa.kemudian disana bias memaikansemua peralatan yang ada.barang-barang yang berserakan kita peluluti kembali sebagai pewarn-warni.sehingga menjadikan ruang kepuasan jiwa kita
Pernyataan D.zawawi imron,aku tidak mampu membendunggejolak dalam jiwaku maka aku tumpahkan ,lewat tulisan.pernytaan D,mengisaratkan solusi terindah saat suasana hati sedang bergejolak.lalu kemana kita tumpahkan? Bias saja temen terusik dengan keberadaanmu.ada juga temen karena sekian tahun jadi sahabat memberanikan menerima curhatanmu.padahal hati berkata aku juga tidk mampu memberikan solusi,aku hanya sekedar ingin menjadi pendegar setiamu.
Pengalamanku selama beberapa tahun menulis.denagn usaha yang keras,memang tak seberapa sukses tapi aku sendiri meraskan kepuasan setelah terbit di Koran local.betapa senangnya hati ini.tidak ada yang lain selain kepuasan ini.baru kesadaranku ternyata orang sukses selayaksnya mendapatkan apresiasi sebagai balasan atas usaha yang dilakukan.keindahan belum pernah aku rasakan selain menulis .aku jadi semangat kembali.berapa tahun aku terbanting-banting arus .barapa tahun aku menangis .berapa tahun aku berdoa,berapa tahun aku meminta keiklasan orang tua hanya satu yang diberikan mahakuasa untukku,namun itu sudah bukan main indahnya.
Kita jangan pernah melihat kesuksesan manusia tapi liahatlah bagaimana ia bias sukses ,kerja keras yang ia lakukan.apakah orang santai kemudiaanbisa sukses atau bias sukses dengan keturunan mbahnya pintar,kalu memang takdir demikian berarti takdir tuhan bohong,kalau tuhan menciptakan kesuksesan bagi orang santai berarti tuhan sama dengan manusia,manusia yang suka bicara tetapi sulit di buktikan.
Menulis sangat indah…sama sperti kita miskin kemudian kaya,atau seperti orang buta dan ia melihat dunia tiba-tiba indah.tak terbayangkan…!

PROBLEM YANG SERBA INSTAN
Saya sebelumnya tidak menyingung cara menulis gampang.kemudian ingin jadi penulis kemudian berpikir panjang sampai pikrannya tertutup, matanya jadi gelap dan sampai hilang ingatana, tidak ada tips yang benar bagi pemuda. Tidak perlu belajar menulis yang bagus, kreatif menulis sampai pada menjemen menulis yang profeseonal internasional tidak perlu itu? Caranya mendasar sebagaimana pakar mengatakan:
 Darimana kita mulai menulis? Tanya dari mana saja.
 Apa saja yang akan kita tulis? Tanya lagi, apa saj yang kau bisa tulis.
Tips jitu yang paling bagus diatas , bagi pemula yang ingin menulis .nah ketika orang lagi bertanya, aku tidak menulis, tulisanku sangat jauh dari bagus, berarti mereka tidak pernah mencoba untuk menulis.
Keninginan orang sekarang instand. Sakarang ia menulis, sekarang juga ingin bagus bahkan ada yang mencoba menjadi karikatur mengkritik tulisannya sendiri. Keinginan yang serba instand ini akan menjadi problem berkepanjangan jika dirinya tak menyadari bahwa air dalam aqua tidak akan pernah tumpas kecuali diisi terus.
Kadang kita memfigurkan seorang karena ia sukses. Sehingga epek melihatnya tidak pernah dari bawah kaki gunung tetapi langsung tertuju pada langit gunngpadahal dbawah gunung sana adasungai mengalir yang harus kita lalui, ada batu lain yang sulit di daki, ada semacam jeruji besi apabila di daki manusia akan terpental sendiri, semua tidak akan bisa di lalui kecuali kita pernah mencoba dan mendaki sampai kelangit surga, andapun tidak percaya, tapi lebih baik tanyaka langsung pada mereka yang sukses hari ini,
Pajgalan sumenep. 2000000000010

Peran Perempuan Mempersiapkan Generasi Bangsa

(Refleksi hari ibu dan gender perempuan)

“Kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa. hanya memberi tak harap kembali bagai sangsurya menyinari dunia”

Tulisan ini sebagai refleksi bangsa bahwasanya pada tanggal 22 Desember merupakan moment penting yang wajib kita laksanakan sebagai anak bangsa Indonesia,paling tidak menjaling kasih sayang antara anak terhadap ibu yang telah melahirkan.

Ada rahasia penting dari penulis tenar dapat kita cuplik ternyata bang Hendra Herata (mas ikal) saat acara di stasion Tvone kemarin,ia mengungkapkan rahasia kenapa dirinya mampu menulis karya novel sehebat itu bahkan sekarang dua novelnya lascar pelangi seri pertama dan seri kedua Sang Pemimpi sudah Di Filmkan .”ndak saya bisa menulis karena dia (ibu)”sambil senyum kepada ibu yang melihat kebahagian anaknya.pernyataan itu yang membuat penonton haru,bangga ternyata sehebat apupun karyanya tidak sehebat karya ibu kepada anaknya.apapun jaminannya kesuksesan tidak terlepas dari harapan,doa sang ibu.jika tidak ada seorang perempuan maka tidak akan tercipta ktasatri-ktasatria dikerajaan Sparta,kata sang Ratu Sparta

Akhir-akhir ini banyak kasus anak yang membangkang terhadap seorang ibu. kemarin tepatnya dijakarta seorang anak yang tega membunuh ibunya,karena ia tidak mau dinasihati,bahkan kasus semacam pelecehan;menelantarkan orang tua,tidak mengakui setelah kehidupannya kaya atau samasekali hidup tanpa beban.akibat pembangkangan tanpa disadari hanya rentan waktu anak gugur dari lomba atau gagal dan segala macam.

bagaimana dongeng maling kundang yang berhianat pada ibu seringkali menjadi santapan anak-anak TK,SD sampai sekarang ,masih asik kita renungkan bersama.salah satu contoh laknat sang kuasa alam yang gerah melihat mahluknya tak mau berterima kasih pada orang yang susah payah merawat selama hidupnya.sejak dalam kandungan ibu merawat selama 9 bulan,susahnya minta ampun tidur tidak enak,nyeri ,takut keguguran dan segala macam musibah yang dialami ibu tetapi ia tidak pernah berpikir sedikitpun arti beban berat yang diemban selama mengandung malah justru bangga tatkala si anak lahir dengan selamat dan ia terus merawat sampai benar-benar yakin mandiri untuk lepas dari beban orang tua.

Pernah pada zaman rasullah terjadi, salah satu sahabat rasul yang taat beribadah,ibadahnya tidak dapat diragukan,shalatnya khusuk. ketika menemui ajalnya sahabat tersebut sulit mati sampai beberapa hari.menyaksikan kejadian itu,rasullah memanggil ibu dari sahabat meminta izin untuk dimaafkan perbuatan yang pernah menyakiti hatinya.apabila ibu tidak memaafkan anaknya maka si mayit akan dibakar karena roh si mayit tidak dapat diterima disisi allah swt. Akhinya sang ibu memberikan maaf pada anaknya dan ia meninggal dengan tenang dan diterima disisi allah swt.

Ada tiga hal yang terkandung dari kisah diatas pertama,kasih sayang. lagu kasih ibu kepada beta…gambaran umum tentang cinta,kasih sayang emak terhadap anak namun sebenarnya kasih sayang ibu tidak bisa kita gambarkan,tidak dapat kita samakan surya yang menyinari dunia sesaat,mungkin bisa redup oleh waktu,mangkanya ada sebuah pepatah cerita kalau anak jatuh ke dalam sumur orang tua langsung turun tetapi kalau orang tua jatuh dalam sumur anak akan cari tangga dulu untuk turun. Apapun yang akan terjadi,resiko apapun yang menimpa diri ibu demi anak tetap akan ia lakukan! jangan kira perempuan janda yang jadi TKI hanya sekedar mengisi kekosongan,menghabiskan umur tua misalkan.karena rata-rata perempuan TKI di negeri malasyia,jiran,singapora,arab Saudi, mereka yang pumyak anak satu,dua,empat yang ditinggalkan suami bahkan(mohon maaf) mereka yang jadi pelacur gadungan hanya ingin membiayai kebutuhan pendidikan anak(kasus,red).

pertanyaannya sekarang apa yang dapat kita lakukan untuk ibu setelah dewasa? Atau setelah kita pandai? Apakah sekedar bangga punyak ibu karena sudah merawat selama masa hidupnya?,apakah setiap moment penting ini tiba memberikan kado bingkisan surprise,tidak!

Sahabat pernah bertanya kepada rasulullah saw ,siapa yang paling utama yang kita hormati,rasul menjawab ibumu!,sahabat bertanya kembali siapa lagi ya rasaul?,ibumu!. kemudian bertanya kembali ketiga kalinya,rasul menegaskan kembali,ibumu! kemudian bapakmu.

Kedua,kehebatan sebagai ibu bangsa. anak tanpa ibu nol besar.penulis yakin orang yang sudah sukses hari ini,mereka yang pandai,ia yang duduk santai dilegislatif,eksekutif tidak terlepas dari peranan orang tua lebih-lebih ibu. Pendidikan yang mulya sebetulnya pendidikan keluarga,peranan keluarga sangat penting,sekolah hanya bentuk kekuatan teori yang dijarkan oleh keluarga terutama ibu.kedekatan ibu menjamin pertumbuhan anak berkembang,tumbuh lebih dewasa. psikis anak lebih rentan perubahan jika dibiarkan akan beban keluarga ,dilingkungan keluarga bakat anak kita temukan kemudian dilanjutkan kejenjang sekolah. kadang dengan entengya bapak menyepelekan kekuatan emosianal ibu,perawatan terhadap anak dirumah.kalau anak akan aman secara fisik dari ancaman ketika sang bapak di rumah tetapi anak lebih betah dirumah saat kasih sayang ibu benar-benar terjamin,rumah akan seperti sorga bagi anak.peran sang ibu mempersiapkan generasi bangsa sangat besar sekali,maka pantas beliaulah disebut ibu bangsa.

Ketiga, do’a ibu. Allah swt berfirman,ridhanya allah swt tergantung ridha ibu.jadi Kalau mau sukses mintalah doa pada ibu.

Dalam syair d.zawawi imron,ketika aku ditanyakan tentang pahlawan,namamu ibu yang akan aku sebut paling dahulu.pahlawan sesungguhnya bukan mereka yang dalam sejarah disebutkan seperti Ir Sukarno,M.hatta, Imam bonjol tetapi sang ibu pahlawan sesungguhnya sebelum mereka lahir.

gender perempuan

Berbicara perempuan,sama halnya kita diskusi tentang tuhan.ahli filosuf menggambarkan seorang perempuan sebagaimana keindahan-keindahan tuhan yang tidak ada ujung-ujungnya kita bicarakan.filosof menyebutkan Perempuan adalah jelmahan tuhan yag kedua.jadi tuhan menciptakan manusia lewat perempuan.

Mangkanya sampai saat sekarang ini oleh saudara kita kaum nasrani diistilahkan dalam pemujaan tuhan mereka ada tuhan ibu,tuhan bapak, tuhan anak.

Dalam agama antra perempuan dan laki-laki itu sama. keyakinan orang jahilia bahwa perempuan berada dalam ketiak seorang laki-laki,bagaimana perempuan nunut,tidak membangkang,bahkan sampai tidak boleh menyamaratakan dalam hal pendidikan. Jaman jahiliah punyak anak perempuan berarti keluarga itu harus menanggung aib sendiri;keluarga tersebut harus rela dicaci maki oleh sahabat,dikucilkan ditengah-tengah masyarakat.ketakutan sayyidina umar sehingga mengubur putrinya hidup-hidup.

Setelah rasul datang ditengah zaman jahiliah itu memberantas pemahaman bahwa perempuan hanya mendatangkan musibah,perempuan seperti kalelawar yang hanya bergantung pada laki-laki semata akibat kelemahannya.ideologi masyarakat jahiliah sangat tidak dibenarkan agama islam. Islam sebagai rahmatan lilalamin menjunjung tinggi perempuan sebagaimana alqur ‘an menyebutkan tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan dihadapan allah swt,kecuali ketaqwaan.

Namun setelah rasul wafat sampai sekarang menjadi polemic.di negara-negara hingga di Indonesia perempuan selalu diragukan kemampuannya. Komonitas yang mengatas namakan gerakan perempuan di Amereka serikat memperjuankan kembali kebebasan perempuan.sebagaimana gerakan yang diperjuangkan oleh Ani okle merebut hak-hak perempuan yang telah ternodai oleh laki-laki.laki-laki punyak potensi untuk melakukan kejahatan;perempuan seringkali dijual untuk kebutuhan seks.

Banyak orang memahami gender sebatas istilah emansipasi.padahal perempuan punyak potensi yang sama seperti kaum laki-laki,perempuan juga memiliki kepribadian memimpin umat,menjadi pejuang perang dimedan perang semacam cutnyaden,ibu pertiwi dan yang lainnya.

Seperti kita saksikan ibu Rumani sebagi penambal Ban disalah satu bengkel,ibunda Tukirah pengabdiannya pada anak,contoh perempuan karier yang tidak dapat kita pandang sebelah mata.Menafikan perempuan samasaja tidak menyakini kebenaran agama.

Dra.giwo subianto(pemerhati social anak&ibu)ketika memperbincankan soal hari ibu dalam acara disalah satu Stasiun televisi TVRI(22 desember 2009)mengatakan,ada dua hal penting pertama,serimonial .hari jadi ibu mengenang ibu sebagai ibu bangsa.kedua,ada tindak lanjut missal bagaimana memngembangkan karier terhadap kaum perempuan.bagaimana mempersiapkan generasi bangsa yang tdicita-citakan agama,bangsa dan Negara.

Untuk mngembangkan semua itu perlu bantuan dari pihak pemerintah.pemerintah menggembleng kaum perempuan membangun pembanguanan bangsa Indonesia ini kedepan.misal dengan adaya kouta jatah dikursi legislativ/eksekutif,adanya UUD perlindungan kekerasan dalam rumah tangga(KDRT),kemudian UUD perlindungan anak.pengentaasan buta aksara,pemberdayaan perempuan.

Aplikasinya di indonesia ini sangat lemah. bagian peran ibu terhadap anak.UUD kita memberikan peran hak asuh terahadap kaum laki-laki sehingga banyak kaum ibu kalah dalam pengadilan hukum. Membahas KDRT seringkali dipersoalkan domestic padahal supremasi hukum kekerasan kaum wanita.

Negara jepang, perempuan sangat andil mempersiapkan generasi. ibu yang pendidikannya tinggi sangat membantu kelancaran anak lebih dewasa menatap masa depan.pendidikan ibu selalu diharapkan untuk anak-anak bangsa.semoga dinegara kita mulai mengukuhkan komitment yang telah di capai.

Madura(kepulauan)memasuki jaman hedonis


Terdapat beberapa asumsi yang menyebabkan masyarakat kepualuan meninggalkan kebudayaan nenek moyangnya. budaya madura umumnya tidak jauh beda dengan masyarakat kepulauan meskipun masyarakat kepulauan sendiri belum menyadari adanya degradasi yang semakin hari hilang. Budaya yang ditanam masyarakat kepulauan adalah bentuk budaya sosial,moralitas kepesantrenan,dan perilaku ucap .

Berbagai pluralitas,gaya yang berkembang diantaranya gaya hedonis ,sebagai bentuk kemajuan ekonomi masyarakat kepulauan karena dipicu rata-rata masyarakat kepulauan dapat dibilang berhasil bekerja diluar negri(TKI/TKW). dari nilai positif dan negative masyarakat berlomba-lomba dengan sesama setiap kali kiriman baik lewat tangan manusia maupun lewat rekening sendiri. Positifnya,membantu kemajuan pendidikan putra-putri sampai kejenjang perguruan tinggi bahkan lebih. Namun tidak dapat dipungkiri biasanya penulis amati ketika perekonomian orang tua anak dinilai baik maka seringkali menyebabkan anak tersebut mengentengkan segala hal.kita amati saja penampilan putra-putri kepulauan yang sekolah atau kuliah diluar madura

Pertama,masuknya media televisi. Di madura sampai kedesa kepulauan terpencil yang bermeter-meter dari kota adanya kekolotan kemajuan modern. Missal jangan Tanya talk show. senitron cinta fitri,Manohara dan Romo dll maupun tayangan lifestyle baju artis terkenal.masyarakat kepulauan lebih mengenal itu ketimbang tayangan debat kandidat, negri impian (lih,program tvone) dan berita yang berkembang dinegri Indonesia.acara semacam berita biasanya banyak di Stasiun televise metrotv,tvone. seharusnya bagi masyarakat yang terpencil kemajuan sebagai alat informasi perkembangan desa tersebut.setidaknya tambahan kemajuan pendidikan tidak hanya teks-teks(buku ajar) yang lama namum berurutan sesuai kapasitas kemajuan konteks yang ada.

Kedua,rendahnya tingkat pendidikan. Masyarakat kepulauan lebih memilih tingkat kemajuan budaya westernisasi baik tingkat local yang menciptakan maupun barat itu sendiri.bukan cara mengembangkan kemajuan intelektual. missal artis Indonesia membawa gaya pakaian maichel jakcsen,atau artis barat. Bagaimana dengan cara mengikuti perkembangan informasi semisal mahkamah konstitusi(MK) yang akan meniadakan ujian nasional tahun ini atau perseteruan kasus sekandal bank century senilai 6,7triliun.

Mulai dari cara pandang masyarakat ,gaya hidup yang sesuai tokoh idaman menyebabkan budaya itu lentur sendiri.gaya saing-saingan terkadang ngutang demi menaikkan gengsi antar tetanga. Budaya madura mengajarkan nilai islami,social;solidaritas terhadap tetangga,tolong menolong. Budaya itu tidak pernah tercipta adanya tetapi dari beberapa kreasi,perasaan manusia,dan persaudaraan.yang berbaur sesama dan berbagi satu sama lain.begitu juga moralitas kepesantrenan, istilah kepesantrenan karena lebih akrab islami,sopan santun,welas asih yang memperlihatkan eksistensi pesantren. Nilai budaya madura sering dikenal pesantren sebagaimana segmen-segmen madinah sejarah dahulu terkenal tokoh religius,muslim sampai sekarang.

Masyarakat kepulauan penulis katakan berbudaya hedonis. memasuki era kemajuan modern masyarakat kepulauan ternyata sudah mulai mengkuti perkembangan. Media televisi setiap rumah sudah ada.tidak menutup kemungkinan ketika maraknya sex bebas di kepulauan atau maraknya perjudian,perampokan. Termasuk moralitas,perilaku ucap .

Ada semacam hantu-hantu yang membayang-bayangi perkembangan atau bahkan menggerus budaya lokal Madura tersebut. Yakni kecenderungan masyarakat lebih tertarik pada image-imagemassa dan teknologi informasi asing dari pada pada apa yang diwacanakan dan diserukan budayawan konservatif. budaya yang ditawarkan oleh media

pertama, kesadaran penuh kurang dan komitmen yang tinggi dari pemilik budaya tersebut. Kedua, pengembangan pendidikan dan strategi pembelajaran budaya lokal yang inten, sistematis, dan profesional. Ketiga, penguatan ideologi komunitas sebagai pengikat rasa memiliki bersama. Keempat, peningkatan komunikasi yang inten dan berkesinambungan, baik inter maupun intra generasi sebagai upaya transformasi format format sekaligus nilai-nilai budaya local(hantu-hantu nalar budaya lokal madura; fathor rahman jm*)

*****

walaupun tidak semarak Surabaya,Jakarta.tetapi kemungkinan besar masyarakat kepulauan menimang budaya luar madura. Hal itu semakin banyaknya generasi anak kepulauan yang menuntut ilmu di luar madura atau banyaknya masyarakat yang bekerja ke bali, Jakarta,ataupun luar negeri. banyak perubahan besar yang dibawa mereka kemudian melunturkan sendi-sendi budaya local. Terlepas dari semua itu hilangnya budaya madura dan kepulauan berarti hilangnya kepercayaan maupun jati diri madura yang asli. Anak madura(kepulauan) tidak lagi mengenal budaya rebbean,ngibe-ngibe,tolongan dan lainnya.

Oleh karena itu,bagaimana perkembangan zaman yang semakin maju budaya local juga bersaingan menghadirkan kemampuan bahwa budaya madura lebih efisien untuk mengawal maraknya westernisasi barat yang akan menyerang budaya local. Dampak tenaga kerja di kepulauan bukan lagi menutupi tingkat perekonomian,tetapi lebih memilih persaingan.dan kemungkinan adanya konflik gesekan yang tumbuh egoisme mencapai sukses. menghalalkan segala cara.yang peting anak dipesantren bisa sekolah,anak bisa sama dengan tetangga kuliah di jakarta.parahnya,mereka kawin lagi,menelantarkan anak dan istri bahkan laki-laki atau wanita yang bekerja dibali,Jakarta hingga keluar negri membawa penyakit HIV/AIDS.

Demikian santri kepulauan yang ada di pesantren.jangan anggap mereka tidak hedonis.konstruksi budaya hedonis santri lebih pada legalisasi kaffah(suci,murni agamis).kemudian mempengaruhi masyarakat yang ada,serta anak-anak lain walaupun sebatas memilih kualitas baju taqwa,sarung dan beberapa dampak eksotis lainnya, tetapi penulis anggap tetap itu budaya hedonis.






Pendidikan Tanpa Unas

Pendidikan tanpa Unas,sebenarnya tidak perlu. siswa yang berkualitas bukan dinilai dari hasil perolehan unasnya. keputusan mahkamah agung(MK) meniadakan ujian nasional tahun ini kemaren mendapat tanggapan serius dari berbagi instusi terkait.

Melihat sejak tahun-tahun kemaren sampai saat ini terselenggaranya ujian nasional sekolah (unas).pihak pemerintah,oknom cenderung menilai sebagai mutu kualitas lembaga pendidikan,bila hasil perolehan lembaga sekolah nilai unasnya tertinggi maka kualitas lembaga sekolah tersebut dikatakan berhasil. sebenarnya penulis masih mempertanyakan kebenaran kualitas pendidikan yang dilihat dari hasil ujian nasional yang di selenggarakan satu tahun sekali ?

Kita harus mengetahui ada siswa kurang pandai tapi ia bersungguh-sungguh untuk memperoleh kepandaian, ada siswa sangat pandai tetapi dalam aktivitasnya kurang bersungguh-sungguh karena ia hanya belajar seadanya saja pas waktu besok pelajaran sejarah.

Kita sering kali berapologi betapa sedihnya ketika siswa-siswa yang tidak lulus karena kurang berkonsentrasi dalam menyeleksi soal-soal ujian nasional. Padahal persepsi salah ketika menilai siswa dari catatan nasib tahunan itu(red unas) Ibarat tong kosong nyaring bunyinya, penulis kira banyak persoalan yang perlu dikorek secara dalam. Ungensitas kepandaian siswa belum menjamin kelulusan siswa. Sehingga masuk dominasi seleksi masuk perguruan tinggi negri tanpa tes, Nilai tinggi unas belum tentu sepandai yang ia peroleh .

Jadi ,siswa yang setiap hari banyak baca buku,menulis,diskusi dan segala macam orentasinya pada hal pengembangan intelektual kualat pesimis. Mereka sudah tidak berdaya melihat pengumumam hasil ujian,ada yang gantung diri,stress,psikologi jiwa tidak tahan menerima kenyataan.

Barangkali prosesi ujian nasional sekolah tidak perlu kita pertahankan untuk tahun ini . kita evaluasi dari kenyataan yang terjadi kemarin-kemarin,Maupun tidak rasionalnya tim independen dan pengawas.

Pertama ,Unas memang bukan solusi kualitas siswa dan standarisasi pendidikan. Kedua ,konspirasi negara,instansi atau pihak yang lain kegiatan unas dipandang sebagai data statistik(bermutu) yang valid menilai perubahan pendidikan maju dan tidaknya. Ketiga, pendidikan di indonesia masih tertinggal dari negara maju ,jika kita menilai Malasyia misalkan hasil ujian nasionalnya 6,5 sementara di indonesia 4,5 untuk mencapai 6,5 harus ngebot mencapai angka maksimal 6,0. Keempat,kalau ujian tahunan itu dinilai sudah pas mungkin sekolah yang ada di pelosok yang jauh dari prahara kemajuan tehnologi persoalanya akan menjadi sangat rumit.

Kelima, Kenyataan yang ada tidak sama dengan yang terjadi dilapangan .

Pihak sekolah

Diharapkan pihak sekolah yang lebih mengetahui keberadaan siswa dilapangan,semestinya mampu mengotokritik prosesi yang tidak menguntungan sama sekali ini .kadang bangga menilai keberuntungan sekolah atas nilai kepandaian yang diperoleh bukan subtansi sekolah pendidikan tersebut.

Jika memang keputusan MK final nanti maka pihak sekolah tetap mewanti para siswa mengembangkan pengetahuannya bukan hanya karena mau menghadapi unas. Tetapi menunjukkan kualitas yang sesungguhnya dari sekolah pendidikan itu. Biar tidak berdentum tong kosong nyaring bunyinya .

Tidak kesemuanya nilai positif Unas membuat siswa rajin belajar. Yang penting bagaimana dari pihak sekolah (guru,kepala sekolah dll) berkomitmen sejak awal agar terus mengembangkan ilmu pengetahuan tekhnologi(IMTEK) dan ilmu pengetahuan Iman dan Taqwa(IMTAQ).

Kita yakini,ujian nasional sekolah(UNAS) sebatas teori saja. Bahkan tidak ada bentuk implemaentasinya. Semoga kepandaian kita tidak salah memilih !






PENDIDIKAN INDONESIA

(polemic pendidikan pasca K Hajar dewantara)

“pendidikan tetap menjadi problem serius dengan tampilan hasil yang membingungkan. Demikian besar anggaran yang dikeluarkan untuk pendidikan ternyata hanya menciptakan sederet pengangguran yang semakin membebani(sujono samba,2007,23)”.

Pernyataan sujono diatas mengkritisi pendidikan indonesia kita, salah satu kunci utama yang akan menjalani perjalanan roda kehidupan bangsa dan negara ini yakni memperkaya sumber daya manusia. Faktor majunya suatu bangsa majunya pendidikan di negara itu sendiri. Pendidikan merupakan sarana konstruktif yang mampu menunjang pengetahuan generasi indonesia,selama ini pendidikan diwanti-wanti memberdayakan anak-anak mereka. Mereka menyakini pendidikan yang akan mengembleng dengan beberapa sarana prasarana kemajuan tehnologi modern.

Putra indonesia pernah menjadi perhitungan negara asia. Dekade dulu,malasyia dan singapura pernah bingung sebab putra indonesia pintar-pintar, tetapi tak berapa lama malasyia dan singapur bisa melebihi indonesia dalam segala indonesia(begitulah bahasa pas penulis maksud ). Pada masa pemerintah orde baru pendidikan sudah tidak mencerminkan kebebasan ,ada nilai dan faktor palsu untuk kekuasaan semata ,pendidikan menjadi impian kekuasaan .faktornya pertama,menguasai pendidikan maka mampu membendung kekritisan masyarakat yang mengancang otoritas kekuasaanya. Kedua, ekonomi. Pendidikan merupakan ajang bisnis pengelolaan sarana dan prasana dibentuk secara pasar. Hukum rimba akan dimenangkan kapitalis dan menundukkan masyarakat lemah. Ketiga, pendidikan adalah masalah pengaruh, jadi masarakat dapat dipengaruhi melalui pendidikan maka demikian menjadi semberdaya manusia, misal adanya diskriminasi ,kesataraan pihak laki dan perempuan bahkan konstruk semacam itu diyakini anak(sekolah) yang memiliki pengetahuan pengetahuan memang tidak punyak nilai tawar yang banyak ,perempuan tidak lebihnya adalah eselon peraabotan,dapur,atau karyawan laki-laki.

Sebagaimana UUD menyebutkan, ingin mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan mencerdaskan kehidupan bangsa adalah pendidikan kebebasan semua pihak baik masyarakat lemah maupun pemerintah sendiri. Bagaimana pendidikan yang di yakini masyarakat benar-benar memberdayakan sember daya manusia. Berbeda pendidikan jepang dan eropa sekarang sudah menjadi imam. Nah,pendidikan di indonesia berupaya menggagas kualitas pendidikan dan mencanangkan pembiayaan 20% untuk kemajuan pendidikan di indonesia. Biaya 20% itu agar semua bangsa,masyarakat mencicipi pendidikan tanpa diskriminasi.

Kebijakan pemerintah diharapkan pertama, masyarakat miskin dapat bersekolah ,minimal 9 tahun anak indonesia bahkan sampai kejenjang perguruan tinggi. Kedua, anggaran 20% benar-benar menyentuh masyarakat miskin ,semua masyarakat bangsa indonesia punyak hak masing-masing memperoleh pendidikan. Ketika masyarakat tidak sekolah ,maka ini menjadi tanggung jawab pemerintah.

Kenyataan dilapangan sangat menyimpang sekali,terutama ditingkatan atas pemerintah dan lembaga sekolah. Pendidikan kita polemik, buakan rahasia umum ketika masa penerimaan siswa baru ternyata sekolah umum dan swasta banyak bisnessmen berjuba putih untuk mengkerut keuntungan dari masyarakat.

Mendidik pendidikan kita,meminjam kalimat Suhaidi Rb. sebelum rencana penuntasan perbaiakan kualitas pendikan di negri ini,sebaiknya perlu adanya rehabilitasi pada instansi,pemerintah, pihak menejemen dan stakholder yang lain supaya pendidikan lebih aman dan mudah untuk berkomitmen memimpikan kualitas pendidikan yang bagus.sengsaranya ,masih terdapat kesalahan baik menejemen pengelolaan,sistem pemerintah.dan pihak via-via pendidikan yang berkeliaran, setelah itu baru kita lkaksanakan pemutihan agar bagus dan berkualitas.

Sederet pertanyaan kebingungan masyarakat sampai sakarang ini tentang pendidikan indonesia?. diharapkan pembenahan yang baik yang memang prihatin terhadap pendidikan untuk mengembalikan masa K Hajar dewantara. Untuk menjadi orang cemas,bingung dan lemah kok harus dengan biaya mahal. Sebuah logika yang patut direnungi.[1]



®[1] . disampaikan dalam kajian mingguan kader komisariat STKIP PGRI Sumenep Indonesia

@2, oret-oretan tentang gambaran secara umum pendidikan di Indenesia